Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatera Utara mendesak pemerintah daerah mencabut ijin PT SM yang akan membuka tambang emas di Mandailing Natal.
Direktur Eksekutif Daerah Walhi Sumatera Utara Syahrul Iman mengatakan, pembukaan tambang emas tersebut berpotensi merugikan rakyat di sekitar tambang. Warga, kata Syahrul, bakal mengalami krisis air akibat penggunaan air yang berlebihan saat proses penambangan emas.
“Yang kita tahu, berasal riset kita, untuk dapat satu gram emas mereka butuh satu ton atau seribu liter air. Artinya masyarakat, atau ancaman bagi masyarakat adalah krisis air dan bencana ekologis lainnya,” kata Syahrul Iman.
Syahrul Iman menambahkan, pembukaan tambang juga dikhawatirkan dapat menimbulkan bencana longsor. Pasalnya, lokasi tambang berada di daerah terjal di kawasan hutan.
Sebelumnya PT SM telah mendapat ijin dari pemda setempat guna membuka tambang emas di Mandailing Natal Sumatera Utara.

Sudah kubuatkan blogroll ke halaman uou. Salam
Salam pak Syahrul Iman,
Saya Warga asli Madina,saya siap dukung bapak kapanpun dimanapun nantinya,,,”call me if you want me join with you for glory of Madina….”
Warm Regards,
Yusuf