Heli Penambang Emas Disandera Warga Madina

Kamis, 13 Januari 2011 | 12:31:59
MADINA,Sumutcyber-Sekitar 700-an warga Desa Tanggabosi 1, 2 dan 3, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal kembali memblokir jalan PT Sorikmass Mining (PT SM), Rabu (12/1). Pemblokiran ini karena tuntutan warga agar PT SM mengganti rugi tanah ulayat masyarakat yang masuk wilayah tambang PT SM tak ditanggapi pihak perusahaan.

Warga saat berdialog dengan pilot helikopter pengangkut logistik PT SM ke Tor Sihayo atau lokasi tambang, Rabu (12/1).

Warga juga sempat ‘menahan’ pilot helikopter pengangkut logistik PT SM ke Tor Sihayo atau lokasi tambang selama sekitar 15 menit.

Aksi ini sebelumnya juga pernah terjadi. Namun, karena PT SM memberikan harapan sekitar dua bulan lalu, maka selama itu juga warga masih diam. Tapi kali ini, warga Tanggabosi kembali memblokir jalan dan mengancam akan menghentikan seluruh aktifitas PT SM yang beroperasi di tanah ulayat masyarakat atau sekitar lima kilometer dari pemukiman warga

Saat ditemui METRO, (grup sumutcyber) Rabu (12/1) pagi, sejumlah warga mengaku merasa dibohongi oleh pihak PT SM. Di mana sebelumnya warga dengan PT SM telah membuat kesepakatan untuk mengganti rugi tanah ulayat masyarakat yang masuk ke wilayah tambang PT SM. Pertemuan tersebut difasilitasi Pemkab Madina sekira sebulan lalu, namun apa yang diinginkan warga tidak ditanggapi oleh pihak perusahaan. ”Sudah hampir dua bulan kami menunggu kepastian, namun sampai sekarang tak ditanggapi juga,” ungkap Syarif Nasution didampingi ratusan warga Desa Tanggabosi  di lokasi pemblokiran jalan.

Warga mengaku telah menyampaikan tuntutan mereka kepada PT SM melalui tim yang dibentuk warga sendiri, yakni PT SM harus mengganti rugi lahan atau tanah ulayat yang masuk ke wilayah tambang yang berjumah ribuan hektare. Namun, warga belum bisa menyebutkan jumlah harganya. Selain itu, warga juga meminta PT SM memberikan kompensasi berupa bantuan sosial kepada warga setiap bulannya.

”Soal nilai besarannya bisa dimusyawarahkan. Kita hanya menunggu niat baik perusahaan. Tapi sampai saat ini jangankan untuk berbicara angka, musyawarah saja dengan warga PT SM tak mau. Mereka hanya selalu melibatkan pemerintah dalam hal ini padahal yang dikerjakan pemerintah juga kami tak tahu,” ujar warga.

Senada juga disampaikan H Said, seorang tokoh masyarakat di Tanggabosi. Diutarakannya, sejak dari awal warga tidak setuju PT SM melanjutkan operasinya di gunung yang masih merupakan tanah ulayat warga, mengingat PT SM tidak pernah menyosialisasikan program atau pekerjaannya yang sudah berlangsung selama kurang lebih 13 tahun.

“Warga hanya meminta ganti rugi atas tanah ulayat nenek moyang mereka dan diberikan kompensasi, di mana jumlahnya bisa dimusyawarahkan. Namun kami lihat PT SM ini terkesan hanya membodohi masyarakat saja, dan kami tak akan terima itu,” katanya.

Disebutkan Said, seluruh warga telah sepakat untuk terus menjaga dan memblokir jalan dan lokasi pengangkutan logistik PT SM, sehingga PT SM datang sendirinya untuk bermusyawarah dengan warga.

”Kami sepakat untuk terus berjaga di sini, kami tak inngin janji lagi. Kami juga telah membentuk panitia yang akan terus berjaga setiap hari dan setiap malam, sehingga transportasi PT SM akan kami hentikan, begitu juga logistik tak akan dibiarkan untuk naik ke lokasi tambang,” tambahnya.

Amatan wartawan selama di lokasi, sekitar satu jam setelah warga berada di tempat pengangkutan, helikopter pengangkut logistik PT SM ke Tor Sihayo atau lokasi tambang sempat ditahan sekitar 15 menit oleh warga. Namun, setelah pilot helikopter berjanji untuk tidak turun atau mengangkut logistik kembali, baru warga melepasnya. (wan)

sumber: http://www.sumutcyber.com/?open=view&newsid=15524&catid=2

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s