Sorikmas Mining Menuju Tahap Eksploitasi

Sumatera Utara Selasa, 22 Feb 2011 07:38 WIB
MedanBisnis – Panyabungan. Perusahaan pertambangan mas PT Sorikmas Mining saat ini menuju tahap eksploitasi, setelah sekian tahun melakukan eksplorasi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Demikian disampaikan mantan Kabid Pertambangan Dinas PU dan Pertambangan Madina, Parmonangan Huatasuhut, kepada MedanBisnis, Senin (21/2), di ruang kerjanya, Panyabungan.

Menurut Parmonangan, hal itu diketahui sesuai jalannya proses administrasi PT Sorikmas Mining, yakni sudah masuk tahap studi amdal, studi kelayakan dan bermohon pinjam pakai pemanfaatan hutan lindung kepada Menteri Kahutanan.

“Perkembangan ini masih beberapa bulan yang lewat. Kalau untuk bulan ini kita tidak mengetahuinya, apakah sudah sudah keluar izin tersebut, soalnya laporan dari PT Sorikmas Mining belum kita terima,” ujarnya.

Seperti diketahui, bidang pertambangan kini berdiri sendiri menjadi dinas. Namun, sampai kini Bupati Madina belum  melantik pejabat yang akan memimpin Dinas Pertambangan.

Katika disinggung masalah pembebasan lahan, Parmonangan mengaku belum mengetahui. “Namun setahu saya belum ada lahan yang dibebaskan,” ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Komisi D DPRD Sumut dalam rapat dengar pendapat dengan Dinas Pertambangan, beberapa waktu lalu,   mempertanyakan hasil eksplorasi tambang emas PT Sorik Mas Mining, di atas lahan 66.200 hektar di Madina. Pasalnya, eksplorasi itu sudah bertahun-tahun dilakukan, namun hasilnya belum juga diketahui.

Bahkan, anggota Komisi D Jamaluddin Hasibuan menduga perusahaan tambang emas itu sebenarnya sudah masuk pada tahap eksploitasi dan meraih laba.

“Saya menduga, Sorik Mas tidak lagi mengeksplorasi, tetapi sudah mengeksploitasi. Bagaimana ini?” tanya Jamaluddin.

Kadistamben Sumut Untungta Kaban menyebutkan, Sorik Mas Mining belum sampai pada tahapan eksploitasi atau produksi. Selain itu, perusahaan tersebut sampai kini belum juga mengajukan penanganan analisis dampak lingkungan. “Laporan ke kami dan hasil temuan kami, mereka masih eksplorasi dan belum berproduksi,” sebutnya.

Jawaban Untungta itu tidak membuat Jamaluddin puas. Ia pun mengusulkan agar Komisi D menjadwalkan kunjungan langsung ke lapangan. Usulan itu didukung Ketua Komisi D Maratua Siregar. “Ya, ya akan kita jadwalkan nanti,” kata Maratua. (zamharir rangkuti)

sumber: http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2011/02/22/20651/sorikmas_mining_menuju_tahap_eksploitasi/

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s