Warga Tertembak, Camp PT Sorikmas Dibakar

Monday, 30 May 2011 Image

Camp PT Sorikmas Mining tinggal puing setelah dibakar warga Desa Hutagodang, Madina yang marah kemarin.

MANDAILING NATAL– Kerusuhan pecah di Desa Hutagodang, Kecamatan Siabu, Mandailing Natal (Madina) kemarin. Ratusan warga mengamuk dan membakar camp beserta logistik PT Sorikmas Mining (SM).

Aksi massa yang anarkistis itu dibalas perugas kepolisian dengan tembakan peluru karet. Akibatnya seorang warga bernama Solatiah, 20, terkena tembakan dan mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan. Kejadian penembakan tidak jauh dari camp yang dibakar massa. Hingga kemarin belum diketahui penyebab dan pelaku penembakan. Menurut warga, demonstrasi yang berujung dengan pembakaran itu dipicu kekecewaan karena PT SM dianggap tidak kooperatif dan tidak mau memenuhi tuntutan warga di sekitar lokasi pertambangan.

Kemarin, sekitar pukul 15.00 WIB, ratusan warga berduyun- duyun turun dari kampung mereka yang berada di kaki Gunung Tor Sihayo.Massa pun mendatangi camp PT SM yang berjarak sekitar 10 kilometer dari Desa Hutagodang. Seorang warga, Syafran, 30, mengatakan, mereka berangkat dari rumah sekitar pukul 07.00 dan tiba di lokasi sekitar pukul 11.30.Mereka pun langsung membakar seluruh logistik dan camp milik PT SM. PT SM dinilai tidak mau bersosialisasi dengan masyarakat, apalagi berkontribusi. ”Kami telah sering mengajukan permohonan kepada pihak perusahaan, tetapi sejauh ini tak pernah direspons,”ujarnya.

Menurut dia, aksi kemarin sudah disepakati bersama oleh warga tanpa ada intervensi dari pihak mana pun.Warga semata- mata hanya kecewa karena merasa terus dibohong oleh PT SM. ”Kami menuntut agar masyarakat diberikan subsidi dari perusahaan, yaitu setiap rumah tangga diberikan lahan selusa 2 hektare dan seluruh siswa baik dari SD, SMP hingga SMA sederajat diberikan beasiswa,” ungkapnya. Sementara itu,Humas Operasional PT SM, Erik menyesalkan tindakan kriminal yang dilakukan warga. Dikatakan dia, semua tuntutan warga telah disampaikan kepada pimpinan PT SM di Jakarta,hanya hasilnya belum bisa dipastikan kapan terealisasinya.Apalagi tuntutan yang disampaikan warga sangat banyak.

”Pihak perusahaan bukan tak mau membantu dan menyikapi tuntutan warga itu,”ungkapnya. Dia menyadari PT SM memiliki coorporate social responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial kepada masyarakat sekitar wilayah pertambangan. Namun, realisasinya tak semudah yang diperkirakan masyarakat dan butuh proses. Penjabat (Pj) Bupati Madina Aspan Sopian Batubara mengajak masyarakat tetap menjaga kondusivitas dan jangan mau terprovokasi.Apalagi telah ada seorang korban. ”Saya berharap supaya seluruh masyarakat, terutama kepada tokoh-tokoh agama supaya membantu menjaga kondusivitas dan jangan terpancing dan terprovokasi oleh oknum-oknum yang ingin memperkeruh situasi.

Jangan sampai korban bertambah dan mari kita berpikir positif,”harapnya. Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Madina Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Ahmad Fauzi Dalimunte mengatakan, dirinya belum mengetahui persoalan secara detail.“Saya cekduluya,”ucapnya singkat. Di tempat terpisah,Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah (Polda) Sumut AKBP Raden Heru Prakoso mengatakan, mereka akan mendeteksi luka tembak yang diderita Solatiyah untuk mengetahui penyebab luka yang diderita. “Apakah dari senjata api atau terluka karena lainnya,”katanya.

Polda juga akan membentuk tim yang terdiri atas bidang profesi dan pengamanan (propam) dan reskrim umum untuk menyelidiki aksi anarkistis itu. Menurut dia, PT SM dijaga oleh 10 personel Brimob dari Detasemen C Tapanuli Selatan (Tapsel) dan 5 personel Polsek Siabu.Penjagaan tersebut,atas permintaan PT SM. “Perusahaan itu sudah dua bulan tidak beroperasi dan mereka meminta bantuan kepada polisi untuk menjaga seluruh asetnya,” pungkasnya. zia ul haq nasution, haris dasril

sumber: http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/index2.php?option=com_content&task=view&id=402257&pop=1&page=0

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s