Korban Penembakan Polisi Mengadu

indosiar.com, Medan – Solatiah, warga Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, tiba-tiba terjatuh dan pingsan. Peristiwa ini terjadi saat Solatiah dan beberapa warga lainnya mengadukan kasus yang menimpanya ke lembaga swadaya masyarakat Bina Keterampilan Desa, atau Bitra Medan, Selasa sore.

Solatiah merupakan satu dari beberapa warga yang tertembak dalam kerusuhan di tambang emas PT Sorikmas Mining, Kabupaten Mandailing Natal, Minggu lalu. Warga mengaku saat kerusuhan terjadi ditembaki oleh aparat Brimob dari Kompi C Polres Mandailing Natal.

Selain mengadu ke Yayasan Bitra, warga pun akan menindaklanjuti kasus ini ke Komnas HAM di Jakarta. Kuasa hukum warga, Nuryono mengatakan, warga mendesak agar kasus kekerasan aparat ini dituntaskan. Apalagi warga mengaku mempunyai alat bukti berupa rekaman peristiwa tersebut.

Saat ini warga mengaku masih trauma atas peristiwa tersebut. Kasus di tambang emas PT Sorikmas Mining, milik perusahaan Australia ini terjadi Minggu lalu, saat warga mendatangi perusahaan untuk menagih janji  yang akan memberikan kompensasi atas beroperasinya perusahaan tambang emas tersebut. Namun saat unjuk rasa, terjadi tindak kekerasan yang menyebabkan sejumlah warga tertembak oleh aparat kepolisian. (Edi Iriawan/Sup)

sumber: http://www.indosiar.com/fokus/90835/korban-penembakan-polisi-mengadu

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s