Penyelesaian Perusakan Basecamp Harus Tetap pada Koridor Hukum

Medan, (Analisa)

Prihatin atas terjadinya aksi anarkis berupa perusakan basecamp dan bangunan lainnya di areal pertambangan PT Sorikmas Mining (SM) Mandailing Natal, manajemen SM mengajak semua pihak mencari solusi/penyelesaian terbaik atas hal itu dengan tetap berada pada koridor hukum.

Sebagai perusahaan yang menjunjung tinggi prinsip Good Mining Practice (GMP), PT SM optimis masalah tersebut dapat terselesaikan bila semua pihak memiliki komitmen kuat untuk mengedepankan kepentingan perekonomian nasional, khususnya kesejahteraan masyarakat setempat.

Sebagaimana dikatakan Humas PT SM, Chris Koesoema Hadi didampingi Konsultan, Tia Baktiar, kepada sejumlah wartawan Selasa (8/6) di Medan, aksi anarkis itu telah menimbulkan kerugian tidak saja di pihak PT SM, juga bagi masyarakat dan pemerintah Mandailing Natal.

“Tak hanya berupa hilangnya pekerjaan bagi lebih 250 warga setempat yang bekerja di PT SM (porter dan crew), aksi itu juga menimbulkan kekhawatiran bagi kalangan dunia usaha untuk berinvestasi khususnya di Mandailing Natal, belum lagi hilangnya hasil studi tim ahli PT SM selama lebih dari 10 tahun,” terang Chris.

Namun, pihaknya tetap berkomitmen untuk membangun perusahaan tambang yang berkelanjutan, terus menjalin hubungan baik kepada seluruh stakeholder dan memberikan manfaat baik pada masyarakat sekitar, pemerintah daerah maupun perekonomian nasional.

Putar Balik Fakta

Chris mengatakan hal itu mengingat adanya upaya pihak lain memutarbalikkan fakta dan provokasi terhadap masyarakat atas perusahaan tersebut, hingga terjadinya tindakan anarkis itu.

Sejumlah tuduhan yang dilemparkan pihak tak bertanggung jawab pada PT SM, menurut Chris tidak benar adanya. Berdirinya perusahaan, selain mengutamakan penyerapan SDM lokal dan membangun community development yakni membangun infrastruktur seperti jalan, pipanasi air bersih, pembangunan dan perbaikan rumah ibadah dan lainnya di 13 desa di Kecamatan Naga Juang dan Siabu).

PT SM juga tidak mencemari lingkungan sebagaimana tuduhan pihak tak bertanggung jawab yang telah menimbulkan aksi anarkis tersebut. Apalagi kegiatan saat ini masih tahap eksplorasi. Justru, lanjut Chris, pencemaran dilakukan oleh penambang liar yang menggunakan zat kimia berbahaya.

Selain itu, PT SM beroperasi dilahan yang telah mendapat izin resmi dari pemerintah pusat dan sebagian pada lahan dibeli langsung dari masyarakat sesuai harga kesepakatan bersama. (dn)

sumber: http://www.analisadaily.com/index.php?option=com_content&view=article&id=98014%3Apenyelesaian-perusakan-basecamp-harus-tetap-pada-koridor-hukum&catid=31%3Aumum&Itemid=143

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s