Pansus Tragedi Sorikmas Temukan Fakta Baru

Sumatera Utara Kamis, 23 Jun 2011 07:03 WIB
\”Tembak Satu Biar Mundur\”
MedanBisnis – Panyabungan. Tim Panitia Khusus (Pansus) DPRD Madina terkait tragedi 29 Mei, yakni pembakaran base camp PT Sorikmas Mining (SMM) dalam unjuk rasa warga warga Hutagodang Muda, Kecamatan Siabu menolak kehadiran perusahaan tambang emas itu menemukan fakta baru.

Fakta tersebut mengungkap bahwa pembakaran base camp itu bukan dilakukan warga. Sebelum penembakan terhadap Solat Batubara (19), warga mendengar salah seorang dari 6 anggota Brimob Kompi C Tapanuli Selatan yang berada di lokasi mengeluarkan kalimat “Tembak Satu, Biar Mundur”.
Hal itu terungkap dalam pertemuan Tim Pansus dengan warga Hutagodang Muda, di gedung SD Negeri Hutagodang Muda, Rabu (22/6).

Reh Maini Matondang, salah seorang warga yang ikut unjuk rasa dalam tragedi Sorikmas itu mengungkapkan,  yang pertama sampai ke base camp SMM adalah kaum perempuan berjumlah sekitar 20 orang. Mereka terlibat dorong – dorongan dengan petugas Brimob.

Ia memaparkan, kedatangan mereka ke base camp PT SMM merupakan kehendak hati nurani dengan semangat kebersamaan warga Desa Hutagodang Muda menolak kehadiran perusahaan tambang itu.

Mereka  tiba di lokasi sekitar jam 11.00 WIB. Sempat terjadi dorong-dorongan antara warga dengan petugas Brimob di sekitar 50 meter dari base camp.

“Saat itulah terjadi penembakan terhadap Solat. Korban pingsan. Kami sempat syok dan terdiam, kemudian mencari tempat perlindungan,” kata Matondang sambil menangis.

Erni (28), warga lainnya, menyebutkan, pada saat terjadi dorong-dorongan itu ada ucapan dari salah seorang anggota Brimob mengatakan “Tembak Satu, Biar Mundur”. Bukan itu saja, petugas juga ada mengeluarkan kata-kata tidak pantas.

“Kami sangat terkejut ketika salah seorang anggota Brimob yang mengatakan “Tembak Satu Biar Mundur”. Pada saat itulah Solat Batubara tertembak. Suasana pada waktu itu semakin kacau. Warga yang kebanyakan perempuan tersebut mencoba berlindung, karena takut kena tembak,” kata Erni.

Samsidar (32) menambahkan, pada saat Solat tertembak, beberapa warga terus maju meminta pertanggungjawaban aparat. Namun, aparat malah terus mengancam akan menembak.

“Pada waktu terjadi pembakaran base camp PT SMM, masyarakat tidak mengetahui penyebabnya. Adanya tuduhan bahwa masyarakat membawa minyak ke base camp itu tidak betul. Yang dibawa merupakan air minum,” tegas Samsiah.

Warga pun bertanya-tanya siapa pelaku pembakaran base camp itu.”Bagaimana kita bisa melakukan pembakaran, jarak tempuh ke base camp begitu jauh dengan kondisi jalan yang begitu sulit. Bagaimana kita membawa minyak, badan saja sampai ke lokasi kita sudah syukur. Banyak warga yang tidak sampai ke lokasi. Jangan kami saja yang disalahkan, kami ingin keadilan,” ujar salah seorang warga kepada Tim Pansus.

Pasca tragedi 29 Mei itu, terangnya, warga ketakutan dan tidak berani beraktivitas ke luar kampung.

“Dengan datangnya Tim Pansus merupakan satu langkah yang baik untuk mencari solusi yang yang baik. Kami tetap menolak PT SMM beroperasi di desa kami,” lanjut Basrah, Ketua LPM Desa Hutagodang Muda.

Menurut Basrah, dalam demo itu mereka tidak ingin terjadi bentrok. Karena itu, mereka sepakat kaum perempuan harus terlebih dahulu.

“Demo warga tidak ada setting ataupun yang menunggangi. Demo murni aspirasi warga menolak PT SMM,” terangnya.

Dalam peristiwa itu, jelasnya, 6 warga ditahan Polres Madina, yakni Nuzul Azmi, Fatma Wati, Sarifuddin Lubis (Sekdes), Mulkanuddin, Andi Pelangi, Ahmad Huzein. Penahanan itu  tidak disertai surat panggilan, seperti yang dialami Mulkanuddin dan Sarifuddin. (zamharir rangkuti)

sumber: http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2011/06/23/41305/pansus_tragedi_sorikmas_temukan_fakta_baru/#.Tpp653KBZTc

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s