PT SMM Tak Komitmen Selesaikan Persoalan

Friday 5 August 2011 — admin

Anggota DPRDSU, Hj Tiaisah Ritonga :

PT SMM Tak Komitmen Selesaikan Persoalan

Tiaisah_Ritonga_SE.JPG

MEDAN – Managemen PT Sorikmas Mining (SMM) tidak memiliki komitmen atau etikat baik dalam menyelesaikan  konplik horizontal  yang terjadi antara perusahaan  dengan masyarakat. Bahkan, perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) bergerak dalam eksploitasi tambang Emas di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) itu lebih mengedepankan bisnis daripada mendekatkan diri dengan masyarakat daerah.

Demikian dikatakan  anggota Tim Pencari Fakta (TPF) DPRSU tentang kasus kerusuhan di PT Sorikmas Mining (SMM), Hj.Tiaisah Ritonga SE dalam rapat dengan GM PT SMM Paul Cristhoper dan salah satu pemegang saham PT SMM Arif, serta Asisten I Pemkab Mandailing natal (Madina), M Syahnan Lubis di gedung dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Jum’at (5/8).

Dalam rapat dipimpin Ketua TPF, H Eddi Rangkuti dihadirfi sejumlah anggota diantaranya, Mulkan Ritonga, H Zulkifli Efendi Siregar, Hj Rahmianan Delima Pulungan, dan Amsal Nasution, Tiaisah Ritonga yang kelahiran  Desa Hutagodang Muda, Madina 19 Pebruari 19969 mengaku sangat kecewa dengan sikap PT SMM cenderung arogan dan mau menang sendiri.

“Hingga saat ini tidak ada sedikitpun dan selangkahpun dari perusahaan untuk berkenan meringankan atau mengeluarkan enam orang masyarakat daerah yang ditahan. Sikap ini mencerminkan pihak perusahaan tidak berkeinginan menyelesaikan masalah”, tegal politisi Partai Demokrat itu.

Anggota TPF DPRDSU dari Fraksi Partai Demokrat yang kini duduk di Komisi B DPRDSU meminta PT SMM untuk meningkatkan pendekatkan dengan masyarakat di daerah. Karena bagaimana pun kenyamanan dan keamanan masyarakat sekitar, menjadi tanggungjawab  perusahaan skala besar seperti PT SMM.

“Kita minta PT SMM jangan hanya mentang-mentang izinya berurusannya dengan pemerintah pusat, lantas tidak menghormati masyarakat di daerah. Jika ini terus berlangsung, maka jangan salahkan masyarakat bertindak buruk terhadap perusahaan,”kata wakil rakyat hasil pemilihan dari Dapil Sumut -6 (Tapsel, Kota Padang Sidempuan, Madina, Palas, Paluta) itu.

Sementara anggota TPF lainnya, Amsal Nasution pada pertemuan itu juga mengecam tidak adanya laporan kegiatan PT SMM selama tiga bulan kepada pemerintah. “Kita minta PT SMM jangan berbohong, karena selama tiga bulan ini tidak ada samasekali laporan kegiatan anda,”tegas Amsal, saat mendengar pernyataan salahseorang manejemen PT SMM yang mengaku senantiasa membuat laporan kegiatan perusahaan ke pemerintah.

Untuk itu, Amsal menegaskan, PT SMM hendaknya bersedia membuat surat perdamaian dengan masyarakat khususnya yang ditahan, agar segera bisa dibebaskan dari penjara.”Kami saat ini butuh komitmen dari perusahaan, apakah bersedia atau tidak berdamai dengan perusahaan.Ini perlu kami ketahui agar kami bisa bersikap kedepannya,”katanya.

Selanjutnya, Asisten I Pemkab Madina, Syahnan Lubis pada pertemuan itu juga mengaku kecewa terhadap tidak adanya semangat dari perusahaan dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi dengan masyarakat.Sehingga dia mengaku sangat capek berhadapan dengan PT SMM.

“Terus terang saya sudah capek menyelesaikan persoalan antara PT SMM dengan masyarakat.Hal ini disebabkan, tidak adanya etikat dan komitmen yang baik dari perusahaan dalam menyelesaikan persoalan,”tegas dia.

Salah satunya, lanjut Syahnan, PT SMM kerap berganti manajemen sehingga pemerintah sulit berkoordinasi dengan perusahaan.”Untuk itu, kami berharap PT SMM hendaknya memiliki komitmen yang serius dalam menyelesaikan persoalan dengan masyarakat,”ucapnya. (Jen)

sumber: http://www.medansatu.com/node/4133

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Berita. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s