Warga Naga Juang Tolak Studi Banding Sorikmas Mining

Saturday, 10 September 2011 15:06

Panyabungan, (beritasumut.com)

Rencana PT Sorikmas Mining membawa 7 Kepala Desa se Keamatan Naga Juang, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ke Sulawesi untuk melakukan studi banding di bidang pertambangan, mendapat penolakan dari masyarakat Naga Juang. Penolakan disampaikan masyarakat kepada Camat Naga Juang, Kamis (08/09/2011).

Ratusan masyarakat yang mendatangi Kantor Camat, menuntut agar Camat membatalkan pemberangkatan 5 Kepala Desa yang akan melakukan studi banding ke Sulawesi. Kalau studi banding ini tidak dibatalkan keributan akan terjadi di Naga Juang, sebut salah seorang warga kepada Camat Naga Juang.

Masyarakat Naga Juang  mendapat informasi adanya pemberangkatan Kepala Desa ke Sulawesi untuk studi banding setelah salah satu Kepala Desa yang menolak tambang mengatakannya kepada masyarakat. Sebelumnya pihak Kecamatan maupun Kepala Desa tidak pernah mengatakan kepada masyarakat terkait studi banding ini.

“Kita mengetahui ini baru semalam, setelah kita mengetahui Kepala Desa akan dibawa ke Sulawesi untuk melakukan studi bandang, kita di desa-desa langsung melakukan pertemuan, namun dari hasil rapat akhirnya Kepala Desa menolak studi banding ini,” ujar salah seorang warga.

Namun berselang beberapa hari kemudian, sikap 5 Kepala Desa berubah. Mereka menyetujui rencana studi banding dan 2 Kepala Desa tidak setuju. Dari 2 Kepala Desa inilah ketahui bahwa studi banding jadi diberangkatkan.

Warga heran mengapa Camat Naga Juang mengajak 5 Kepala Desa itu ikut lagi untuk melakukan studi banding itu, padahal sebelumnya 5 dari 7 Kepala Desa ini sudah menolak studi banding. Warga menilai ada orang lain yang membujuk agar 5 Kepala Desa itu berangkat.

Simanjuntak, warga Desa Humbang yang ikut mendatangi Kantor Camat mengatakan, warga merasa pemberangkatan ini di lakukan secara diam-diam dan tidak transparan terhadap masyarakat Naga Juang. Kalau ini sempat terjadi pasti ini akan menjadi konfilk di tengah-tengah masyarakat.

Sementara Satya Putra warga Tambiski menyampaikan kepada Camat, bahwa Selasa malam kemarin masyarakat sudah melakukan musyawarah dan hasilnya masyarakat menolak atas pemberangkatan Kepala Desa untuk melakukan studi banding. Warga merasa PT Sorikmas Mining telah membodoh-bodohi masyarakat. Warga Desa Tambiski meminta Camat supaya membatalkan studi banding supaya tidak ada konflik yang menelan korban.

Kepala Desa yang menolak pemberangkatan dan menolak tambang yakni Kepala Desa Tambiski Lama Sodikin Siregar dan Kepala Desa Sayur Matua. Kepala Desa yang setuju berangkat yakni Kepala Desa Tarutung Panjang, Kepala Desa Humbang I, Kepala Desa Banua Simanosor dan Kepala Desa Banua Rakyat.

Menanggapi tuntutan warga, Camat Naga Juang Edi Sahlan menyampaikan studi banding diadakan agar diperoleh dasar untuk menolak atau menerima tambang. Bukan berarti studi banding ini lantas menerima PT Sorikmas Mining.

“Kalaupun masyarakat menolak, saya juga akan menolak, namun demikian saya masih punya pimpinan, saya koordinasi dulu dengan pimpinan saya di kabupaten. Karena saya berangkat nanti atas perintah Bupati, kalau Bupati tidak izinkan, saya juga tidak akan berangkat,” jelas Camat.

Untuk memutuskan berangkat atau tidak, Camat tidak bisa langsung memberi keputusan. Camat harus koordinasi dulu dengan pimpinannya di kabupaten. Camat minta waktu 30 menit untuk melakukan koordinasi dengan pimpinannya.

Keterangan yang diperoleh wartawan dari Camat Naga Juang pada pukul 18. 30 WIB, studi banding yang akan dilakukan Kepala Desa dan tokoh masyarakat tetap diberangkatkan karena Surat Perintah Tugas sudah duluan keluar.

“Semua Kepala Desa juga akan berangkat, karena SPT nya sudah duluan keluar. Kalau kita tidak berangkat, SPTnya itu akan sia-sia saja. Lagian kita kesana untuk mengambil ilmu pertambangan,” ungkap Camat. (BS-026)

sumber: http://www.beritasumut.com/index.php?option=com_content&view=article&id=4875:warga-naga-juang-tolak-studi-banding-sorikmas-mining&catid=38:peristiwa&Itemid=77

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s