Izin Operasional Sorikmas Mining Sudah Berakhir

Sumatera Utara Kamis, 24 Mei 2012 08:45 WIB
MedanBisnis – Panyabungan. Izin eksploitasi dan operasional PT Sorikmas Mining (SM), sudah habis (berakhir) beberapa bulan lalu. Oleh karenanya, izin produksi dan izin eksploitasi yang baru belum diterbitkan pemerintah daerah.

Hal itu dikatakan pemerhati hukum di Mandailing Natal (Madina), Ridwan Rangkuty SH MH kepada MedanBisnis, Rabu (23/5) di Panyabungan.

Ridwan yang juga Ketua Persatuan Advokad Seluruh Indonesia Cabang Tabagsel mengatakan, seluruh kegiatan pertambangan yang dilakukan PT SM pada saat ini diduga illegal. Sebab, seluruh izin operasional perusahaan ini sudah mati.

“Kontrak karya bukan izin usaha Pertambangan, sesuai dengan UU No 4/2009 tentang Pertambangan dan Peraturan Pemerintah No 23/2003 Kegiatan Usaha Pertambangan ditegaskan bahwa izin usaha pertambangan diterbitkan oleh Kepala Daerah, jika wilayah pertambangan berada dalam satu wilayah kabupaten,” katanya.

Dikatakan Ridwan, PT SM hanya berada di wilayah Mandailing Natal. Oleh karenanya, yang berwenang menerbitkan IUP PT SM adalah Bupati Mandailing Natal. Namun, sebelum IUP diterbitkan, terlebih dahulu ditetapkan wilayah pertambangan oleh Mentam dan ESDM. Bila wilayah pertambangan berada di kawasan hutan, harus terlebih dahulu ada izin pinjam pakai kawasan hutan dari Menhut.

“Saat ini, Pemkab Madina masih menggodok revisi RTRW Madina termasuk di dalamnya wilayah pertambangan, untuk diajukan ke pemerintah untuk disahkan, jika revisi RTRW disahkan oleh pemerintah dan Menteri sudah menetapkan wilayah pertambangan, maka Bupati Madina baru berhak menerbitkan SIUP bagi PT SM. Hal itu sudah melalui studi Amdal yang melibatkan semua pemangku kepentingan dan warga sekitar areal tambang,” kata Ridwan.

Dikatakan, agar semua masyarakat ingat terhadap elemen yang peduli lingkungan hidup dan masa depan Madina, maka diperlukan pengawasan terus menerus terhadap kegiatan PT SM. “Jika perusahaan tersebut melakukan kegiatan penambangan, maka kegiatan tersebut illegal dan perbuatannya masuk karegori pidana,” tegasnya.

Masyarakat kata Ridwan, harus melaporkannya ke pihak Kepolisian, jangan hanya tambang rakyat yang dicap illegal. Saat ini, PT SM juga tidak memiliki IUP, Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan dan tidak berhak melakukan kegiatan apapun yang sifatnya eksplorasi ataupun eksploitasi di bumi Madina. ( zamharir rangkuti)

sumber: http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2012/05/24/97722/izin_operasional_sorikmas_mining_sudah_berakhir/#.T8UrWlLpVQg

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s