Bentrok di Tambang Emas Sorikmas, 1 Tertembak

Sunday, 08 July 2012

MEDAN-Pertambangan emas milik PT Sorikmas Mining di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, kembali memanas. Petugas keamanan perusahaan tambang terlibat bentrok dengan massa. Empat orang terluka, satu di antaranya mengalami luka tembak saat terjadi bentrok.

Kontak fisik itu terjadi Sabtu (7/7) siang. Masa yang berjumlah ratusan mendatangi areal pertambangan yang berada di Sihayo, Desa Humbang, Mandailing Natal. Menurut informasi, warga datang untuk menuntut ganti rugi terkait pembebasan lahan milik mereka.  Kedatangan massa disambut pegugas keamanan perusahaan hingga terjadi bentrok yang mengakibatkan seorang pria bermarga Daulay terkena peluru tajam di kaki kanannya. Selain itu tiga warga lainnya menderita luka diduga terkena sabetan senjata tajam. Para korban langsung dibawa ke RSU Panyabungan.

Kapolres Mandailing Natal, AKBP Ahmad Fauzi Dalimunthe yang berkali-kali dihubungi, mengaku kesulitan berkomunikasi karena gangguan sinyal.
Sementara itu, kabar lain yang berkembang menyebutkan, Camp Sorikmas di perbukitan Sorik, dibakar ribuan oknum yang diduga penambang emas tanpa izin. Polisi sudah berjaga di lokasi namun kalah jumlah dengan massa. Belum ada komentar resmi dari pihak kepolisian maupun pihak manajemen PT Sorikmas Minig. (bbs/jpnn)

sumber: http://www.hariansumutpos.com/2012/07/37369/bentrok-di-tambang-emas-sorikmas-1-tertembak.htm

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

4 Balasan ke Bentrok di Tambang Emas Sorikmas, 1 Tertembak

  1. Ini adalah Bukti keberpihakan Pemerintah kpd Perusahan Asing, tanpa melihat dampak sosial yg trjadi di masyarakat. Dan Ini semua jg trjadi akibat ketidak pedulian Pemerintah Pusat maupun daerah trhadap Asfirasi Rakyat Madina. Rakyat tidak tahu lagi harus mengadu kemana lagi, krna smua Pintu dan hati Para pemegang kuasa sudah trtutup dan buta.
    Maka mereka memilih jalan sendiri dengan membakar Champ PT.SMM.

  2. Jhon Lhala berkata:

    PT.Sorikmas mining terlalu memaksakan diri,dan tdk memperioritaskan putra daerah,sebenarnya kehadiran Pt..smm dimadina hrs memberi dampak positip terhadap masyarakat dan pemerintah tapi apa yg ddiharapkan malah kebalikannya,dan sampai saat ini tenaga kerja pt smm 75% dari luar daerah padahal ini baru explorasi bagaimana nantinya kalau sdh jadi tambang,,,,????

  3. Taufiq Lubis berkata:

    Polisi jangan menjadi becking perusahaan doong. Perusahaan itu datang ke tanah leluhur orang. Pemerintah yang zalim dan sok kuasa memberikan izin kepada perusahaan (keterlibatan asing) tanpa minta izin terlebih dahulu kepada orang2 tua di tanah mandailing… Camkan itu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s