DPRD Sumut Rekomendasikan Tutup PT. Sorikmas Mining

DPRD Sumut Rekomendasikan Tutup PT. Sorikmas Mining

Kecaman Tutup PT. Sorikmas Mining

MEDAN~Masyarakat terus mengecam serta menolak keberadaan dan beroperasinya PT. Sorikmas Mining di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Penolakan itu kembali dilontarkan masyarakat bersama seratusan massa dari Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (IMA Madina) dalam aksi demo mereka di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut, Selasa (02/04/2013).

Massa IMA Madina yang dikomandoi Sofyan Saputra Nasution dengan tegas meminta kepada DPRD Sumut untuk menolak keberadaan perusahaan pertambangan emas milik asing tersebut di bumi Madina. Ia mengingatkan kalau penolakan masyarakat terhadap keberadaan PT. Sorikmas Mining tidak direspon oleh DPRD Sumut sebagai lembaga perwakilan rakyat dengan tegas, dikhawatirkan dapat menimbulkan masalah serius di Madina.

Sebagaimana diungkapkan Sofyan dalam orasinya, bahwa insiden yang terjadi pada Jumat, 22 Maret 2013 lalu adalah hari yang sangat memilukan bagi masyarakat Madina.
Dijelaskannya, pada saat kejadian itu, aparat dari satuan Brimob yang dibantu pihak pengamanan PT Sorikmas Mining kembali mempraktekkan arogansi dan kebrutalannya.

“Seharusnya aparat kepolisian itu pelindung rakyat bukan menjadi pelindung perusahaan yang merampas hak rakyat,” tegas Sofyan.

Tindakan kekerasan dan pemukulan yang diduga dilakukan oknum aparat Brimob dan pihak sekuriti perusahaan asing itu terhadap masyarakat Naga Juang, Kabupaten Madina yang melakukan unjukrasa penolakan keberadaan PT. Sorikmas Mining, dinilai sudah sangat tidak manusiawi.Sejumlah masyarakat, kata pengunjukrasa diperlakukan tidak manusiawi, ditangkap, tangannya diborgol, dan dengan kondisi telanjang dada dipukuli diterik matahari.

Menurut pengunjukrasa, insiden kekerasan tersebut adalah konflik yang ketigakalinya. “Konflik masyarakat dengan perusahaan akibat ketidakmampuan Bupati Madina untuk menyelesaikan persoalan ini,” teriak massa dalam orasinya.

Mereka mengatakan, masyarakat sudah beberapa kali berunjukrasa menuntut Bupati Madina agar menyelesaikan konflik masyarakat dengan PT Sorikmas Mining, namun Bupati Madina Hidayat Batubara terkesan apatis dan tidak merespon tuntutan masyarakat. Masyarakat akhirnya krisis kepercayaan denga Bupati dan memilih mengambil tindakan sendiri.

“Konflik dan kekerasan yang dialami masyarakat Naga Juang, bukti Hidayat tak mampu pimpin Kabupaten Madina, dan lebih memihak kepada kepentingan perusahaan daripada rakyat,” teriak massa lagi.

Untuk itu, IMA Madina menyatakan sikap, mengecam dan mengutuk penganiayaan terhadap masyarakat Naga Juang, meminta DPRD Sumut melakukan investigasi dan melanjutkan kasus ini ke Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (HAM).

IMA Madina juga meminta DPRD Sumut memanggil Bupati Madina dan PT Sorikmas Mining, serta merekomendasikan kepada Presiden RI dan menteri ESDM untuk menghentikan seluruh kegiatan perusahaan asing tersebut.

Aksi itu diterima anggota Komisi A DPRD SUmut, H Samsul Hilal, Raudin Purba dan Amsal Nasution. Dihadapan massa, wakil rakyat ini mengatakan komisinya telah merekomendasikan jika benar PT Sorikmas Mining telah melakukan pelanggaran dan merugikan masyarakat Madina diminta agar segera ditutup.

Sedangkan mengenai tindak kekerasan yang diduga dilakukan oknum aparat Brimob yang membackup perusahaan, dewan meminta agar Kapolda segera turun guna menyelidiki kasus ini.

“Kita juga akan rekomendasikan, bila benar ada keterlibatan oknum aparat Brimob dalam kasus ini dan sengaja dibiarkan, maka perbuatan itu adalah pelanggaran HAM dan kalau itu benar terjadi, kasus ini sebasiknya dibawa ke Komnas HAM,” tutup Syamsul Hilal.(SAM)

sumber: http://rajawalinews.com/10549/dprd-sumut-rekomendasikan-tutup-pt-sorikmas-mining/

Iklan
Pos ini dipublikasikan di Berita. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s