Massa minta usut pelanggaran HAM di PT Sorikmas Mining

TUESDAY, 02 APRIL 2013 14:01 PDF Print E-mail
Massa minta usut pelanggaran HAM di PT Sorikmas Mining
Warta
IRWAN SIREGAR
WASPADA ONLINE

(WOL Photo/Ega Ibra)

MEDAN – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (DPP IMA Madina) menggelar aksi unjuk rasa di depan pintu kantor DPRD Sumut, hari ini.

Pengunjukrasa mengecam dan mengutuk penganiayaan yang dilakukan oknum aparat brimob dan security PT. Sorikmas Mining kepada masyarakat Naga Juang sewaktu melakukan penolakan PT. Sorikmas Mining.

Dalam aksinya pengunjukrasa membawa poster yang menggambarkan masyarakat Naga Juang diperlakukan tidak manusiawi, masyarakat ditangkap yang tangannya diborgol, telanjang dada, dipukuli dan dijemur di terik matahari.

Dalam orasinya Koordinator Aksi, Sofyan Saputra Nasution mengatakan konflik antara masyarakat dengan Naga Juang dan  PT. Sorikmas Mining merupakan yang ketiga. Penyebab konflik ini diduga karena tidak mampu pemerintah (Bupati-red) untuk menyelesaikan permasalahan ini.

“Kami meminta DPRD Sumut untuk turun ke lapangan, agar  menginvestigasi kondisi lapangan penganiayaan yang dilakukan brimob dan segera melanjutkannya ke Komnas HAM karena tindakan brimob tersebut sudah melanggar HAM,” kara Sofyan.

Selain itu, pengunjukrasa juga meminta DPRD Sumut untuk merekomendasikan kepada Presiden dan Menteri ESDM menghentikan seluruh kegiatan PT. Sorikmas Mining didaerah tersebut karena tidak memberikan manfaat terhadap masyarakat di daerah tersebut.

Para pengunjukrasa membubarkan diri setelah 3 anggota komisi A DPRD Sumut menjumpai mereka, Raudin Purba, Amsal Nasution dan Syamsul Hilal. Amsal menegaskan kalau DPRD Sumut mendukung perjuangan para pengunjuk rasa.

“Pendapat adek-adek sama dengan pendapat DPRD Sumut. Kami sudah merekomendasikan agar PT. Sorikmas Mining ditutup hingga menyelesaikan permasalahanya,” katanya.

Dijelaskan, kalau PT. Sorikmas Mining memiliki permasalahan yang komplek yakni, masalah perizinan tidak tuntas, tidak ada kontribusi yg jelas, tidak ada pembagian saham serta tidak ada pembagian hasil.

Untuk itu, DPRD Sumut siap menyambung lidah masyarakat ke pusat. “Ini merupakan kebijakan pusat. Kalau ada pelanggaran siap menindak lanjuti. Bahkan kita akan memanggil Kapolda Sumut terkait dugaan adanya pelanggaran HAM,” tambahnya.

Editor: SASTROY BANGUN
sumber: http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=284541:massa-minta-usut-pelanggaran-ham-di-pt-sorikmas-mining&catid=14:medan&Itemid=27
Iklan
Pos ini dipublikasikan di Berita. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s